Beberapa hari yang lalu saya chatting dengan seorang teman saya. Kemungkinan besar teman saya itu sedang resah gelisah memikirkan dirinya sendiri yang belum juga mendapatkan seseorang yang cocok untuk menjadi pendamping hidupnya. Sebetulnya sudah lama saya ”komporin” supaya segera menyempurnakan agamanya dengan cara menikah. Memang tidak mudah mendapatkan pasangan yang cocok, serasi dengan kriteria yang kita inginkan. Apalagi bila sudah pernah relung hati ini terisi oleh seseorang yang kemudian ”gagal” menjadi pasangan hidup kita. Berikut puisi yang disampaikan oleh teman saya tersebut, bisa jadi ini adalah puisi yang diperolehnya dari seseorang yang lain, tapi semoga bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua. Amin. Kepada yang merasa menggubah puisi ini mohon keikhlasan dan keridhoannya karena telah saya posting di blog saya ini.
Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang,
satu jam untuk menyukai seseorang,
satu hari untuk mencintai seseorang,
tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan seseorang.
Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan,
kesabaran dan romantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, dan kemudian menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti
dan kamu harus membiarkannya pergi.
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka.
Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walapun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi.
Jangan melihat dari wajah, itu bisa menipu.
Jangan melihat kekayaan, itu bisa menghilang.
Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum
karena sebuah senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah.
Berharaplah kamu dapat menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum.
Permulaan cinta adalah dengan membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri
dan tidak membentuk mereka menjadi sesuai keinginan kita.
Jangan memaksa mencintai bayangan kita yang ada pada diri mereka.
Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal.
Mereka hanya membuat segala hal yang datang dalam hidup mereka.
Cinta mulai dengan senyuman, tumbuh dengan kemesraan dan berakhir dengan air mata.
Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan.
Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan,
sampai kamu melupakan kegagalan dan rasa sakit hati.
Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekeliling kamu tersenyum.
Hiduplah dengan hidupmu, jadi ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang tersenyum dan semua orang di sekeliling kamu menangis
![]()
Setelah teman saya mengirim syair tersebut, kemudian terjadi sedikit perbincangan antara saya dan teman saya itu untuk membahas isi syair tersebut. Pastilah orang membuat syair tersebut sedang merindukan datangnya seseorang untuk tempat berbagi. Berbagi banyak hal atau mungkin semua hal dalam menghadapi kehidupan ini. Bagaimana dengan anda sekalian………………??????
Setelah itu teman saya tersebut mengirimkan syair dari Khalil Gibran, berikut isinya :
Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta
Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari
Dan sebuah nyanyian kesyukuran tersungging di bibir senyuman
jeritan kegelisahan dan kesepian tak mampu kubendung dengan senyuman
sabar mungkin itu yang harus kupertahankan dalam menemani hidup yang tak kunjung berkesudahan
Belum sempat saya mengomentari syair khalil tersebut, Kemudian teman saya itu sudah mengirimkan cerita singkatnya seperti ini :
Ketika melihat pasangan yang baru menikah,
saya suka tersenyum. Bukan apa-apa, saya hanya ikut merasakan
kebahagiaan yang berbinar spontan dari wajah-wajah syahdu mereka.
Tangan yang saling berkaitan ketika berjalan, tatapan-tatapan penuh
makna, bahkan sirat keengganan saat hendak berpisah. Seorang sahabat
yang tadinya mahal tersenyum, setelah menikah senyumnya selalu saja
mengembang. Ketika saya tanyakan mengapa, singkat dia berujar
“Menikahlah! Nanti juga tahu sendiri”.
Setelah saya baca cerita singkat tersebut, kemudian saya hanya mengirimkan ekspresi ketawa dengan berbagai bentuknya sebagai komentar sekaligus tanggapan, karena saya tidak bisa berkomentar dengan kata-kata. Ini adalah sindiran hebat bagi orang-orang yang sudah waktunya menikah tapi belum juga melaksanakannya. Sebagai penutup teman saya mengirimkan sebuah mutiara hikmah dari seorang ulama besar dan ternama yaitu Ibnul Qoyyim Al-Jauziah, berikut mutiara tersebut……
Ibn Qayyim Al-Jauziah seorang ulama besar, menyebutkan bahwa cinta
mempunyai tanda-tanda.
Pertama, ketika mereka saling mencintai maka
sekali saja mereka tidak akan pernah saling mengkhianati, Mereka akan
saling setia senantiasa, memberikan semua komitmen mereka.
Kedua, ketika seseorang mencintai, maka dia akan mengutamakan yang
dicintainya, seorang istri akan mengutamakan suami dalam keluarga, dan
seorang suami tentu saja akan mengutamakan istri dalam hal
perlindungan dan nafkahnya. Mereka akan sama-sama saling mengutamakan,
tidak ada yang merasa superior.
Ketiga, ketika mereka saling mencintai maka sedetikpun mereka tidak
akan mau berpisah, lubuk hatinya selalu saling terpaut. Meskipun
secara fisik berjauhan, hati mereka seolah selalu tersambung. Ada do’a
istrinya agar suami selamat dalam perjalanan dan memperoleh sukses
dalam pekerjaan. Ada tengadah jemari istri kepada Allah supaya suami
selalu dalam perlindunganNya, tidak tergelincir. Juga ada ingatan
suami yang sedang membanting tulang meraup nafkah halal kepada istri
tercinta, sedang apakah gerangan Istrinya, lebih semangatlah ia. ♥
Saya ucapkan terimakasih atas syair-syairnya semoga semua orang bisa mendapatkan cinta yang diidamkan. Dan yang paling penting adalah cinta-cinta tersebut dapat mengarahkan kita untuk semakin cinta kepada Allah SWT. Semoga bagi pasangan suami istri senantiasa seperti yang digambarkan oleh Ibnul Qoyyim Al-Jauziah. Amin

Bos maaf, untak syair Khalil Gibran cuma :
————————————
Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta
Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari
Dan sebuah nyanyian kesyukuran tersungging di bibir senyuman
———————————————
sedangkan :
jeritan kegelisahan dan kesepian tak mampu kubendung dengan senyuman
sabar mungkin itu yang harus kupertahankan dalam menemani hidup yang tak kunjung berkesudahan
———————–
mungkin itu ungkapan isi temannya bos
Oleh: abdullah on 22 November, 2007
at 11:40 am
Oleh: akhdian on 26 November, 2007
at 4:04 am
hallo salam kenal
Oleh: namakule on 16 Desember, 2007
at 9:17 am
Assalamu’alaikum..
Salam kenal ya..
Waduh kisah temannya Boss ini sama persis neh apa yang aku alami sekarang… Memang kita sebgai manusia yang tiada daya hanya kehendak_Nya lah yang mempunyai Maha keputusan dari segala keputusan termasuk manusia. Walaupun kita sudah merasa yakin dengan pilihan kita tapi ingat Allah SWT lah yang menentukan. Sakit memang ketetapan dan keputusan hati sudah mantap tapi apa mau dikata ternyata takdir berkata lain. Mungkin ini jalan terbaik karena kita tidak tahu rencana Allah yang lain. Solusinya… SABAR…. karena kesabaran akan mengobati segala sakit hati..
.
Oleh: yantie on 2 Juli, 2008
at 6:02 am
GOOD, I LIKE It
Oleh: eko setya on 19 Juli, 2008
at 6:23 am
syair nya sangat menyentuh hatie. .
kadang syair’y membuat kita marah..
kdang membuat kita sedih.. .
tapi pesannya berharga . . . . .
Oleh: faldy on 21 Juli, 2008
at 6:37 am
cinta memang tak harus memiliki.
Tapi kehilangan adalah tanda kita pernah memilikinya.
Oleh: hakiml24@yahoo.com on 21 Juli, 2008
at 6:38 am
Ya tidak ada cinta sejati di dunia ini, cinta yang hakiki hanya untuk Allah, karena Allah dan bersama Allah.
Oleh: dya on 3 Agustus, 2008
at 4:25 am
Aku belajar di pondok negh………………..Aku sangat senang belajar disini…Mau tau dimana pondokku???????????????Pondokku di Darbosh 73
Oleh: Banat Hulwun on 8 Agustus, 2008
at 2:34 pm
cwe_ordinary@yahoo.com
Oleh: cwe_ordinary@yahoo.com on 18 September, 2008
at 8:47 am
emang yah cinta emg g ada yg hakiki tapi cinta emang hanya untuk haqi
Oleh: usagi on 20 Oktober, 2008
at 9:52 am
orang yang mengenal cinta bagaikan lebah yang keluar dari sarangnya
Oleh: umrela on 20 Oktober, 2008
at 9:55 am
Cinta tidak harus memiliki
Cz cinta adalah pemberian
Pemberian kbhagiaan kpd orang yg qt cintai
Cz cinta tnp pemberian
Apalah artix cinta
Cinta seolah tiada guna bagi manusia
Oleh: Umrel on 22 Oktober, 2008
at 12:22 am
Aq prnh mrasakan indahx cinta
Namun hny brlangsung htungan menit
Lalu smuax brubh jadi sedih yg t brujung
Oleh: Usagi sukino on 31 Oktober, 2008
at 5:10 am
Cinta memang sulit di pahami..menjaga hati agar tak tersakiti…tapi cinta bumbu kehidupan yg harus dilewati…tanpanya semua tak berarti …badan tanpa jiwa…semua tergantung kepada kita..mencintai buat apa dan akan kemana arahnya..semoga kita menjadi orang yang paling di bahagiakan….
Oleh: arla on 4 November, 2008
at 1:37 pm
cinta itu memang indah tapi terkadang karena cinta qta bisa menderita, q pernah merasakan begitu indahnya cinta tapi pada akhirnya kesedihan pun datang karena dia pergi meninggalkan q dengan begitu saja kini semua itu tinggal kenang.
Oleh: Lia on 11 Desember, 2008
at 2:44 am
cinta,,kalo kita itu qa akan abis sampai kapan pun.
jangan terlalu banyak pertanya’an tentang cinta..!!
cinta adalah cinta yang harus di cintai dan mencintai
Oleh: ibnu aris alhuda on 19 Mei, 2009
at 3:56 am
Dalam pandangn sipecinta trhadap yang d cintai seakan-akan tuhan sendirilah yang memendang wajah ya yang abadi.cinta yang paling sempurna dalah cinta yang apabila kekasih yang di cintai yah tidak tahu klo ia di cintai,,,,,,,,,,,,,dia tidak berikan apa yang kita butuh kan tapi ia berikan apa yang kita harapkan,,,,,
Oleh: jovan on 13 Desember, 2008
at 5:36 am
syair adalah motivator yang bisa bangkitkan yang telah mati
Oleh: brunki on 27 Januari, 2009
at 2:41 am
ngomongin apa siiih…… hehehehe ^_^V
Oleh: acxenk on 19 Februari, 2009
at 9:40 am
slam knal for all………………………………
crita ini sama dngan apa yg aku alami, tetapi kita hrus sdar bahwa kdang cinta antar sesama hamba sangat serba kekurangan Cinta Sejati hanyalah milik Sang Khalik Allah SWT. Cinta antar sesama manusia kdang membnuh logika dan daya pikir kritis kita,sehingga kita terbawa oleh nuansa melankolis. kita sadar bahwa kita ada karena Cinta dan kita akan pergi juga atas nama cinta tetapi jka kita “tidak berhasil” mendapatkan cnta seseorang maka marilah kita coba merenenungkan apa yang pernah di sampaikan oleh Harun Yahya
” Hidup dan Nasib bisa tampak berantakan, misterius, fantastis dan sporadis, namun setiap elemennya adalah subsistem kteraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna.menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apapun terjadi karena kebetulan.ini merupakan fakta penciptaan yang tak terbantahkan”…
kalo sudah punya pengalaman dengan kisah cinta memang membuat orang menjadi filsuf (pandangan filosofisnya sangat mendalam….)
Oleh: MALONA MALALOKON on 3 Maret, 2009
at 3:09 am
cinta y6 sSngguh’ya a/ ktk Qu mEneteSkan aiR matA N’ msi mEnggu-mU Dgn sEtia D’SInI….
N’ ktk Qm m’mLih sSorang Q akn t’SnyUm N’ B’kata…
“Q tuRut bHaGia u/ Qm”
Oleh: vytree on 11 Maret, 2009
at 6:57 am
Cintailah orang yang mencintaimu..
tapi jangan sakiti orang yang mencintaimu…
cintailah seseorang bukan dari kesempurnaanya…
tapi cintailah seseorang untuk kau sempurnakan…
Oleh: opick on 6 April, 2009
at 1:21 pm
thank very for your advice at your wise words.
Oleh: mahurni on 29 April, 2009
at 11:23 am
SEGALA PERASAAN YG TERCIPTA KRN CINTA SMUA TERGANTUNG BAGAIMANA KITA MENJALANINYA.CINTA BS BUAT TERSENYUM BAHAGIA,SEDIH,TERTAWA CERIA,TAPI DYAPUN BS BUAT KITA SAKIT TUK SELAMANYA.SO SMUA PASTI DA JALAN YG TERBAIK TUK CINTA NANTINYA.KEY??
Oleh: Raam on 3 Juni, 2009
at 2:42 pm
Cinta”cinta”cinta”Hidup ini memang penuh dgn cnta
Oleh: Aldi on 19 Juni, 2009
at 12:50 am
cinta sesungguhnya anugerah dari yang paling Agung, jadi kita harus menempatkan cinta itu ditempat yg setinggi-tingginya, dan kita juga harus merawat cinta dg ketulusan. …. jgn bercampur cinta dg nafsu, cinta yang hakiki cinta yang dpt menyempurnakan segala kekurangan. cinta yang tulus cinta yang dapat merubah gurun pasir menjadi taman indah penuh bunga.
Oleh: Yusrizal on 29 Juni, 2009
at 9:37 am
lam knal…….. Emang semua udah takdir dr ilahiii aku jg punya cerita kehidupan yg sedih tp harus bagai mana itu semua sudah kehendak nya.
Oleh: mion on 21 Juli, 2009
at 3:28 pm
salam kenal kembali
sesuatu yang sudah terjadi tidak perlu ditangisi tapi dijadikan bahan instropeksi diri sebagai upaya perbaikan diri
Oleh: Achmad Arifin on 22 Juli, 2009
at 7:09 am
kt hany bisa berusaha dan berdo’a mogalah kt tergolong org2 yang beruntung di atas dunia yg fana ini.
Oleh: mion on 21 Juli, 2009
at 3:30 pm
ayok yehhhhhhhhhh……..????????
Oleh: Azka on 5 September, 2009
at 3:15 am
Terbetik hati yang kian kosong. mengusik lena nan asyik membumbung. kala sang surya menampakan binarnya. hatiku resah semakin bertanya.
Aduhai dia..siapakah belia bernama..?
syahdan…urat nadiku menggurat gurita. mengebat erat sejadi-jadinya.
tak pelak..,darahku menderu dengan derasnya. sontak.., tanganku tengadah kelangit ketujuh. memohon kepada sekalian Suluh. berharap segera berjumpa denganya..,asa menyingkap tabir hijabnya..,niat memandang raut wajahnya..,hasrat menentang kedua matanya..,hajat meminta izin mahramnya.
Aduhai dia siapakah dia..?
lisanku bertasbih tiada keringnya
hatiku bertanya tiada sudahnya
nafasku mendesah tiada pelannya
jiwaku gundah tiada tamatnya
risau ku memasang tiada surutnya
jantungku berdebar tiada damainya
gamak ku meluap tiada dangkalnya
Wallah…diriku terkilan pada dirinya
inilah rampai pujangga muda
berpelana kuda mencari cinta
gerangan siapa yang ingin menderma
dermalah dengan selaut do’a
kiranya beta beroleh jaya
HINGGA AQAD HALAL LAH SEGALANYA
Yaa ‘Azza…puja dan puji apalagi yang kan ku alu-alukan..?
Yaa Jalla…dzikir apalagi yang harus kubaca..?
Yaa Ghoniy…harta mana lagi yang mesti ku agih-agihkan..?
Yaa ‘Aliyyul ‘Azhim…amalan apa lagi yang wajib ku lazimi..?
tuntunlah aku yaa Robb, ‘abdimu yang do’ifa
Yaa Arhamarraahimiin……………!!!
Rintihan Hati sang “KELANA CINTA THAYYIBA”
TENGKU SAYED ‘ABDUL GHOFFAR BENSHAHAB
Pekanbaru….Riau
Oleh: Tengku Sayed 'Abdul Ghoffar benShahab on 7 September, 2009
at 4:21 pm
Sangat bagus, tapi tolong brikan saran dan masukan untuk para remaja yang baru mengenal cinta,agar mereka bisa berpacaran yang normal dan tidak sampai melakukan hubungan seks.
Oleh: Uan nenohai on 22 September, 2009
at 1:11 am
Sangat bagus, tapi tolong brikan saran dan masukan untuk para remaja yang baru mengenal cinta,agar mereka bisa berpacaran yang normal. Supaya mereka bisa lebih setia dengan pasangan masing-masing.
Oleh: Uan nenohai on 22 September, 2009
at 1:12 am
sngt bgs skli…………
kya’x msh da yg krng…………
Oleh: bandiet on 17 Oktober, 2009
at 4:11 pm
Buagus2 bngt bos
Oleh: Ardo gaul on 4 November, 2009
at 10:09 am