Oleh: Arifin | 27 November, 2007

Lagu Anak-anak yang Kurang Mendidik


Saya mendapat kiriman email dari teman yang isinya adalah analisa mengenai lagu anak-anak yang kalo kita cermati kurang memberikan pendidikan yang pas untuk anak-anak kita. Ada beberapa kerancuan dan kesalahan penempatan pada syair-syairnya sehingga akan membingungkan. Tapi yang lebih menyedihkan lagi sekarang anak-anak sudah jarang menyanyikan lagu anak-anak lebih banyak akrab dengan lagu-lagu orang dewasa misal : lagu kucing garong, lagu : ‘o,’o kamu ketuaan (eh ketahuan) pacaran lagi dst-dst……yang pasti ini bukan konsumsi lagu anak-anak muslim

Lagu anak-anak yang populer ternyata mengandung kesalahan, mengajarkan
kerancuan, dan menurunkan motivasi. mari kita buktikan :

  1.  “Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya… merah, kuning, kelabu.. merah
    muda dan biru…meletus balon hijau, dorrrr!!!”  Perhatikan warna-warna
    kelima balon tsb., kenapa tiba2 muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon
    sebenarnya ada 6, bukan 5 !
  2. “Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang…kalo berjalan
    prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!” Perhatikan bait pertama
    bercerita tentang pedang, tapi di bait kedua bercerita tentang
    sepatun(inkonsisten si). Harusnya konsisten, misal jika ingin cerita
    tentang sepatu seharusnya : “mempunyai sepatu baja (bukan pedang
    panjang)… kalo berjalan prok..prok.. prok..” nah, itu baru klop!  jika
    ingin cerita tentang pedang, harusnya dia bernyanyi : “mempunyai pedang
    panjang… kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.. atau srek..  srek..
    srek..” itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!
  3. “Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi
    ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..”  Perhatikan setelah mandi
    langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa
    terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu
    terburu-buru. Sehabis mandi
    seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat
    tidur dalam kondisi basah dan belum berpakaian
  4. “Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..  kiri kanan
    kulihat saja..  banyak pohon cemara.. 2X”  Lagu ini dapat membuat anak
    kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu
    terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata
    setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau
    ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan  aja, gak maju2!
  5. “Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Sby..
    bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak
    berhenti lama”  Nah, yg begini ini yg parah! menanamkan mindset bahwa naik
    kereta api itu gratis. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur
    Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya!
  6. “Di pucuk pohon cempaka..burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang
    hari dg tak jemu2.. mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li..
    li..li..”  Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan
    realita. Burung kutilang itu cuma bisa bersuara cuit..cuit.. cuit..! kalo
    tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!
  7. “Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum
    susu..”   Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak2! karena yg
    disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo
    anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum
    susu!
  8. “nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk:  menurut
    psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg
    “mengancam” termasuk lagu ini
  9. “Bintang kecil dilangit yg biru”…  (Bintang khan keliatan malem doank,
    lah kalo malem bukannya langit
    item?)
  10. I”bu kita Kartini…harum namanya”  (Namanya Kartini atau Harum?)
  11. “Pada hari minggu..naik delman istimewa ku duduk di muka”  (Nah,gak
    sopan khan, masa duduk di muka??.)
  12. “Cangkul- cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita”
    (kalo mau nanam jagung,ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?)

silahkan bagi anda yang ingin sekedar berkomentar, atau m ungkin mau menyumbangkan ide untuk memperbaiki lagu-lagu tersebut supaya anak-anak kita memiliki lagu-lagu anak yang memang cocok dan tepat bagi perkembangan mereka. thanks…


Responses

  1. kau salah euy…
    lagu balonku itu teks-nya kayak gini:
    balonku ada lima
    rupa-rupa warnanya
    hijau kuning kelabu
    merah muda dan biru…
    getooo..

  2. o….. gitu ya….

  3. sekali lagi nih,
    kerancuan pada no 1. lagu balonku ada 5
    balon yang pertama disebutkan bukan merah loh tapi HIJAU.

    udah 2x nih ngeliat tulisan yang sama Qayak diatas.

    waah waah…gimana nih, menginformasikan suatu kerancuan tapi tulisannya juga rancu…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: