Oleh: Arifin | 3 Desember, 2007

Konspirasi Kaum berjanggut Tanpa Kumis, Berjilbab tanpa Membentuk Tubuh


Ditulis  oleh suryaningsih

Pernahkah engkau bertemu mereka? Mereka begitu lekat dgn keseharian
kita. Mereka “Ghaib”, mereka tak menampakkan diri, mereka ikhlas
menebar kebaikan, tak perlu upah, tak perlu pujian, tak perlu pamrih,
apalagi sekedar kemilau sampah duniawi yg pelan2 bikin sengsara…
Malaikat yg ini tak bersayap, tak bisa terbang atau menghilang,
fisiknya tak bisa menembus dimensi waktu dan jagat kosmos langit ke
tujuh… tapi hatinya terpatri disana… mereka tak pernah ke surga… tapi
kelak disana kau akan menemuinya…
Mereka adalah manusia seperti kita juga…

Aku gemas ingin cerita beberapa diantaranya…

Inilah kisah yg kedua…
“Konspirasi Kaum berjanggut tanpa kumis, berjilbab tanpa membentuk tubuh”

Lucu
ya judulnya?. Tapi itulah kenyataannya jika kita melihat “luar” nya
saja… mereka rata2 memang berjanggut dan mencukur licin kumisnya bagi
pria, dan berjilbab serta berpakaian tanpa memperlihatkan bentuk
tubuhnya, alias tidak ketat, bagi wanita…
Nama ini sebenarnya cuma kelakarku saja mengingat ciri fisik mereka itu…
Malah tadinya mau kujuluki :
“Konspirasi Kaum berjanggut tanpa kumis berbaju koko bercelana ngatung,
berjilbab tanpa membentuk tubuh tanpa anting sebab buat apa lagi pakai
anting?”… tapi sepertinya terlalu panjang untuk sebuah judul blog…

Siapa sih mereka?
Bukan..
bukan aku si Aneshusen yg juga berjanggut tanpa kumis ini. Sebab
rambutku mohawk… freemason-kabbalah. Sedang mereka biasanya rapi atau
berpeci… ala Afghanistan biasanya. Mereka agak jarang memakai peci
hitam ala Haji Ihin yg desainnya membosankan dan hanya menyebabkan
kepala berkeringat & botak kurang oksigen itu.. hahaha!! (becanda
ah pak H. Ihin…pecinya oke kok.. buktinya jadi Peci Resmi RI, tapi bo’
ya ada lubang udaranya barang sedikit gitu….

Mungkin
kurang tepat mendeskripsikan komunitas ini berdasarkan ciri fisiknya.
Sebab mereka berprestasi bukan karena model janggut atau peci atau
celana ngatung… mereka berprestasi karena segala usaha mereka dalam
memperbaiki masyarakat…

Pertama aku melihat mereka semenjak masuk bangku kuliah. Saat itu “Base Camp” mereka di mesjid kampus.
Jika
“Geng2” lain punya cara menyapa yg khusus, semisal “Viking” dengan dua
jari “Victory” nya, “The Jak” dgn dua jari ala PKB nya, lalu ada yg
tos, adu tinju, mungkin juga cium pipi kanan kiri atau sapaan ala
Kabbalah yg lain.. maka komunitas ini juga punya cara menyapa yg khas :
berjabat tangan erat, lalu tangan lain menepuk lengan lain dari lawan
sapaannya, dilanjutkan dengan memeluk erat plus tepukan punggung penuh
keakraban… kadang jabatan tangan tersebut tidak lepas2 selama mereka
mengobrol.
Tentunya ini tidak berlaku pada lawan jenis!. Untuk
kasus yg satu ini mereka ada salam khasnya yg lain… masing2
memposisikan telapak tangannya rapat bak pertapa Budha.. lalu
bersalaman tanpa saling menyentuh… seperti mau mencocol sambal tapi
urung jadi…begitulah kira2… lalu dgn sedikit tundukan kepala tanda hormat, dan nyaris tanpa kontak mata…

Ciri2
lainnya adalah : berakhlak mulia, sopan, jujur, bersih&rapi lahir
maupun batin, bertutur kata halus (yg membuat aku tersingkir dari
keanggotaannya..haha), dan yg tidak disadari bahkan oleh mereka
sendiri: punya senyum yang menentramkan…
Oya satu lagi.. aku
perhatikan rata2 mereka memiliki suara agak “cengkok” dan cenderung
“cempreng” entah kenapa ya.. mungkin karena sering melantunkan
Al-Qur’an sehingga sering berlogat Arab barangkali… ah mungkin untuk
ciri yg ini aku agak ngelantur…. (tapi bener lho.. perhatikan saja..)

“Konspirasi” ini memiliki tujuan “terselubung” yg dapat membahayakan
tujuan terselubung konspirasi lainnya (Konspirasi
Zionis-freemason-Kabbalah-dkk iblisnya..).. yaitu untuk memperbaiki
masyarakat dari degradasi moral serta membangun kembali nilai2 ajaran
Allah (jika kata: “ajaran Islam”.. terlalu bikin alergi sebagian dari
anda) untuk dapat di implementasikan kedalam kehidupan sehari2, demi
terciptanya masyarakat yg adil, sejahtera, damai dan selamat dunia
akhirat…
(mantaaap… maksudku mantap sekali aku mendeskripsikannya…)

Keanggotaan
mereka supra-rahasia.. (bahkan lebih rahasia dari keanggotaan
Freemasonry..) bahkan jika anda tanya, mereka sendiri tidak tahu, apa
lagi merasa menjadi bagian dari kelompok ini. (Sebab klasifikasi
kelompok ini kan cuma iseng-isengan si AnesHusen aja… hahaha…)

Mereka
disiplin dalam menjalankan “protocol” konspirasinya : Al Qur’an &
Al Hadits, tanpa permisif dan tawar menawar. Mungkin karena itulah
kadang mereka dicap terlalu eksklusif, terutama oleh mereka yg terlalu
“eksklusif” dgn kesesatannya…karena disiplin itu pula kadang mereka
dicap radikal, fundamental, atau apalah.. mungkin kalo VOC masih ada
mereka akan di cap “ekstrimis, over doomeh!”

Mereka
didominasi oleh kaum muda, intelek, cerdas dan relijius. Mereka
tersebar di berbagai institusi. Biasanya dimana mereka berpengaruh,
maka institusi tersebut akan terlihat positif.. sebaliknya dimana
mereka kurang berpengaruh.. maka institusi tersebut cenderung makruh…
lebih baik jika tidak ada… dan jika mereka tidak ada di suatu
institusi, maka institusi tersebut biasanya sompral dan negatif…lebih
banyak mudharatnya…
Yah itulah mereka.. senantiasa memberikan pengaruh positif disetiap tempat dimanapun, kapanpun,…

Mereka
tidak hanya cerdas ditataran teoritis… tapi mereka langsung
mempraktekannya. Tidak seperti mereka yg cuma gemar berdebat bikin
pusing kepala seperti kakek-kakek… dengan kata lain mereka jago teori
juga jago praktek…

Sebut saja dari tataran yg paling tinggi
dulu, pemerintahan. Mereka memberikan warna tersendiri dalam sebuah
institusi negara. Yakni warna cerah kejujuran, keikhlasan integritas
dan bebas korupsi… diantara warna-warna gelap lainnya yg diwakili
konspirasi lawan mereka….
Sebut saja mantan menteri kehutanan era
dulu, berinisial NMI, salah satu agen mereka, tingkat hirarki :33
(haha.. emang Fremason?!). Beliau sama sekali tidak mencicipi
keuntungan dgn posisi tsb kecuali dari gajinya saja… uang2 “panas”
departemen yg biasanya mengalir kekantong2 mentri atau partainya justru
di simpan dan kemudian ia kembalikan pada negara…
Beda jauh
dengan kelakuan agen2 konspirasi tandingannya yg berlambang tumbuhan
panjang umur bagai lambang “Tree of Life” nya Kabbalah, atau yg
berlambang kepala hewan mirip kepala Dewa Bafomet sembahan para Mason
itu… hahaha!
( tersinggung? coba tanya pada hati kecilmu sendiri…)

Kini
beliau menjadi Walikota salah satu kota administratif pengepung
Jakarta. Sayang, kepemimpinannya sering “diganggu” konspirasi
“nasionalis” (lebih tepatnya penjajah negeri sendiri..), mulai ban
mobil yg sering digembosi, demo2 sandiwara, fitnah2 murahan, dll.. yg
mencerminkan kelakuan Yahudi-Zionis… yg tak rela “kestabilan
ekonomi”nya yg selama ini mereka curi dari rakyat terancam oleh
kehadirannya… namun insya Allah kita doakan beliau tetap istikomah…

Lalu
ditingkat legislatif mereka begitu aktif dalam mengkritisi
pemerintahan, namun tetap dgn cara2 yg elegan tanpa melanggar hukum,
meski lawannya melakukan hal yg sebaliknya. Ditingkat bawahnya lebih
banyak lagi, yg terlalu boros jika kusebutkan satu persatu…

Lalu
dibidang sosial, kita mengenal mereka sebagai sukarelawan yg senantiasa
siap siaga terjun di daerah bencana maupun konflik. Lalu mereka tanpa
kita duga juga muncul “berkedok” lembaga sosial yg diperuntukkan bagi
para anak jalanan, gelandangan, kaum miskin, maupun kaum tertindas
lainnya. Tanpa gembar gembor media atau sponsor iklan produk tertentu
yg cuma bikin Riya.

Di bidang pendidikan jangan ditanya..
disinilah basis kekuatan konspirasi ini… dakwah. Mereka konsisten
menyebarkan ajaran Islam yg kaffah, agar tidak hanya menjadi simbol2
belaka tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan nyata sehari2 masyarakat.
Ajaran yg sama dengan yg dulu disampaikan Nabi Muhammad yg berhasil
merubah kaum Jahilliyah menjadi beradab.
Mereka juga disiplin
memerangi berbagai penyimpangan yg terjadi. Meski kadang harus
berhadapan dgn kaum yg mengaku pengusung kebebasan lah, modern lah,
demokratis lah, atau kaum penjual HAM lah, yg tak lain cuma kumpulan
orang2 yg tak sadar menyebarkan virus2 Zionis-freemason-kabbalah-dkk…

Hebatnya,
mereka tidak terkungkung hanya mengurusi dalam negeri… isu2
intenasional lekat dgn “konspirasi” ini… dua isu : ketidakadilan
neo-imperialisme dan jahatnya Konspirasi Zionisme internasional menjadi
perhatian mereka… karena mereka meyakini, di era globalisasi ini semua
saling berhubungan, termasuk terpuruknya bangsa ini juga diakibatkan
kejahatan dari luar berupa dua hal tadi… sesuatu yg luput dari
perhatian rakyat kita yg lebih gemar menyalahkan saudara sendiri dan
mengagung2kan kehebatan “bule”, “barat”, atau julukan lainnya yg
mengarah pada para mantan penjajah yg membuat kita terpuruk dan
tertinggal ratusan tahun itu…
Dari cara mereka berdemo, misalnya.
Kita dapat melihat kesantunan dan akhlak mulia mereka… serta keberanian
mereka menyuarakan sesuatu yg org lain takut menyuarakannya…

Hebatnya
lagi, tak cuma berdemo ria. Kadang kita menemukan “agen2″ mereka berada
digaris depan pertempuran menghadapi rongrongan konspirasi
zionis-freemason-kabbalah-dkk, saya tekankan disini: dalam pertempuran
fisik yg sesungguhnya!. Disaat saudara2 yg lain mandul karena terlalu
cinta dunia dan takut mati, mereka rela berjihad membela kaum yg
tertindas diberbagai belahan dunia… meski difitnah ini itu mereka tak
gentar, karena keridhaan dimata Allah lebih mulia ketimbang pujian
manusia yg bergosip di internet atau di warung kopi sembari tidak
melakukan apa2 selain ya menyeruput kopi tadi…

Yah
dengan seabrek prestasi yg belum semuanya kuungkapkan tadi pastilah ada
kekurangan juga. Tak ada yg sempurna di dunia ini. Ada saja “penyusup”
yg masuk dalam lingkar konspirasi mereka… betul, mereka juga berjanggut
dan mencukur kumisnya… cuma ya sebatas itu saja… hatinya tidak disiplin
pada “Protocol” organisasi. Mereka cuma
memanfaatkan nama baik kelompok ini dimata masyarakat…
Semoga konspirasi para malaikat ini tetap konsisten dan dibersihkan dari para penyusup tersebut…

Demikianlah…
Saya serahkan kepada anda untuk menafsirkan siapa mereka…
Aku lebih suka menyebut mereka… konspirasi kaum berjanggut tanpa kumis, berjilbab tanpa membentuk tubuh… lebih singkatnya… konspirasi para malaikat.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: