Oleh: Arifin | 27 Januari, 2010

Beternak Ketidakpercayaan


Di pentas hukum, kita beternak ketidakpercayaan. Lembaga tempat kita mencari rasa adil dan penimbangan secara manusiawi atas hak para pihak, semakin jauh dari harapan. Kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan yang seharusnya menjadi tempat mencari terang atas segala gelap berubah menjadi tempat gelap yang jauh dari terang

Maka dahulu setelah reformasi bergulir, para pemangku kuasa di negeri ini merasa perlu untuk membuat lembaga lain. Maka tahun demi tahun lahir Komisi demi Komisi. Untuk mengawasiperilaku hakim, dibentuk Komisi Yudisial, terkait kepolisian dibentuk Komisi Kepolisian Nasional. Salah satu tugasnya menerima saran dan keluhan masyarakat mengenai kinerja kepolisian dan menyampaikannya kepada Presiden.

Di jalur penuntasan masalah korupsi dibentuk Komisi Pemberantasan Korupsi. Tetapi ditengah jalan berbagai kasus dugaan suap dan penyalahgunaan wewenang mendera para pimpinan KPK. Maka kita mulai beternak ketidakpercayaan.

Semakin banyak lembaga baru lahir semakin banyak pula tempat kita untuk beternak ketidakpercayaan. Belakangan kita menemukan kosakat baru dalam hal yang sebetulnya sudah bertahun berjalan di negeri ini, yaitu MAFIA HUKUM. dan oleh karenya kemudian muncul lembaga baru yaitu : Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum. Satgas kemudian mengadakan sidak ke beberapa rutan. Ada keluhan soal pemberian fasilitas mewah dan perlakuan berbeda kepada tahanan tertentu. Tetapi tetap saja petugas membantah adanya pemberian fasilitas mewah tersebut.

Alangkah mengerikan bila setiap kali lembaga baru dibentuk hanya akan menjadi tempat kita beternak ketidakpercayaan.

 

editorial majalah tarbawi edisi 220


Responses

  1. thx


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: