Oleh: Arifin | 8 Juni, 2010

Boikot: Cara Mudah Hancurkan Israel dari Dalam Rumah


bycottisrael “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).” (QS. Al-Anfal: 60)

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Baqarah : 190)

“Sudah jelas, tiap produk yang mereka bikin selalu menghasilkan keuntungan yang sebagian besarnya dibelikan peluru untuk dipakai membunuhi Muslim Palestina…” (Allahuyarham Ustadz Rahmat Abdullah)

Tragedi kemanusiaan yang menimpa ratusan relawan pro Gaza di kapal Mavi Marmara dan lima kapal lainnya yang diserang tentara Zionis-Israel beberapa hari lalu menyatukan hati umat manusia di seluruh dunia untuk membela rakyat Palestina di Jalur Gaza yang sejak tahun 2006 telah diembargo total Zionis-Israel dan sekutu-sekutunya. Aksi demonstrasi pecah di mana-mana mengutuk Zionis-Israel. Berbagai acara diskusi, seminar, dan pertemuan ilmiah digelar. Doa bersama dipanjatkan.

Dan di tengah-tengah aksi solidaritas ini kembali muncul seruan agar seluruh penduduk dunia yang masih memiliki nurani agar melakukan boikot terhadap seluruh produk pro Zionis-Israel.

Seruan aksi boikot ini tentunya tidak bisa dipisahkan dari fatwa Dr. Yusuf Qaradhawy yang pada hari Jum’at pekan pertama November 2000, di hadapan jamaah sholat Jum’at di Masjid Umar bin Khattab, Qatar, menyerukan dunia agar memboikot produk pro Israel. Qaradhawy berkata:

“Tiap-tiap riyal, dirham, dan sebagainya, yang digunakan untuk membeli produk dan barang Israel atau Amerika, dengan cepat akan menjelma menjadi peluru-peluru yang merobek dan membunuhi pemuda dan bocah-bocah Palestina. Sebab itu, diharamkan bagi umat Islam membeli barang-barang atau produk musuh-musuh Islam tersebut. Membeli barang atau produk mereka, berarti ikut serta mendukung kekejaman tirani, penjajahan, dan pembunuhan yang dilakukan mereka terhadap umat Islam di belahan dunia lainnya…”

Seruan ini mendapat sambutan yang hangat dan hampir seluruh aktivis Islam, juga aktivis kemanusiaan pro Palestina yang terdiri dari berbagai agama dan ras, juga melakukan aksi boikot seperti yang diserukan Qaradhawy. Berbagai perusahaan donatur Zionis-Israel pun sempat mengalami kolaps oleh aksi boikot ini. Namun disebabkan gerakan ini “hangat-hangat tahi ayam”, maka dengan cepat perusahaan-perusahaan ini bisa bangkit kembali.

Di sisi lain, terdapat sedikit salah persepsi tentang gerakan boikot produk pro Zionis-Israel ini. Banyak yang mengira, gerakan ini adalah gerakan tidak menggunakan dan tidak mengkonsumsi, padahal fatwa Qaradhawy sendiri dengan jelas menyebutkan:
“…diharamkan bagi umat Islam membeli barang-barang atau produk musuh-musuh Islam tersebut. Membeli barang atau produk mereka, berarti ikut serta mendukung kekejaman tirani, penjajahan, dan pembunuhan yang dilakukan mereka terhadap umat Islam di belahan dunia lainnya.”

Tidak bisa lain. Yang diharamkan adalah mengalirkan uang milik umat Islam ke dalam kantong-kantong perusahaan-perusahaan Zionis-Israel itu.

Qaradhawy mengatakan, “…Membeli barang atau produk mereka, berarti ikut serta mendukung kekejaman tirani, penjajahan, dan pembunuhan yang dilakukan mereka terhadap umat Islam di belahan dunia lainnya…”

Yang diharamkan adalah mengalirkan uang milik umat Islam kepada perusahaan donatur Zionis karena uang itu akan diputar di dalam industri senjata mereka untuk membunuhi rakyat Palestina. Disini, yang diharamkan bukan saja ‘pembelian’ dalam hal barang pro Zionis, tetapi juga diharamkan melakukan ‘penyewaan tempat’ terhadap hotel-hotel donatur Zionis-Israel, karena hal ini juga berarti mengalirkan uang milik umat Islam ke kantong musuh-musuh Allah Swt.

Gerakan boikot produk pro Zionis-Israel dilakukan untuk menembus blokade atau embargo Zionis-Israe atas warga Gaza. Misi yang sama dilakukan oleh ratusan relawan dunia yang kemarin diserang tentara Israel laknatullah di perairan internasional, ratusan kilometer di barat Palestina. Sebab itu, ada baiknya kita flash-back dulu, menengok kejadian empat tahun lalu ketika Israel mulai memblokade Jalur Gaza. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Blokade Zionis Atas Gaza Adalah Gerakan Boikot

Pada tahun 2006, di bawah tekanan Zionis-Israel dan juga Barat, rakyat Palestina menyelenggarakan pemilihan umum yang diakui banyak lembaga pemantau pemilu dunia sebagai pemilu paling demokratis di negeri ini. Kelompok pejuang HAMAS keluar sebagai pemenang, mengalahkan faksi Fatah yang plin-plan dan memilih bermusyarokah dengan Zionis-Israel.
Kenyataan ini memperlihatkan jika sesungguhnya mayoritas rakyat Palestina menginginkan pemimpin yang teguh memelihara agamanya, dan bernyali besar untuk terus melawan tirani Zionis-Israel yang telah menjajah Palestina selama puluhan tahun.

Rakyat Palestina telah melihat, bertahun-tahun Palestina berada di bawah kepemimpinan Fatah, korupsi meraja-lela, dekadensi moral berhembus, dan bukannya berjuang memerdekakan Palestina namun para pejabatnya malah bermusyarokah dengan Zionis-Israel dan Zionis-AS untuk memerangi pejuang-pejuang kemerdekaan Palestina. Jelas, rakyat Palestina sudah muak dengan tipe kepemimpinan seperti ini.

Kemenangan HAMAS tidak disukai Zionis-Israel, AS, dan para sekutunya di Eropa. Mereka mendorong Fatah untuk melakukan provokasi terhadap HAMAS. Maka pecahlah konflik terbuka antara HAMAS dengan Fatah.

Kala itu, Amerika Serikat dan Zionis-Israel banyak membantu Fatah dengan mengirimkan banyak senjata api lengkap dengan pelurunya, beserta segala peralatan militer yang diperlukan Fatah untuk menggempur HAMAS. Akhirnya, HAMAS berhasil menguasai Jalur Gaza yang berbatasan dengan Mesir, dan Fatah menguasai West Bank (Tepi Barat) yang berbatasan dengan Yordania.

Untuk melemahkan HAMAS, Amerika dan Zionis-Israel—dibantu penguasa boneka negara-negara Arab seperti Presiden Hosni Mubarrak dari Mesir—melancaran aksi boikot total terhadap Jalur Gaza. Boikot atau embargo total terhadap warga Jalur Gaza meliputi seluruh aspek seperti bahan makanan, air, listrik, obat-obatan, dan sandang-pangan.

Jalur Gaza menjadi penjara paling mengerikan di seluruh dunia. Jika para kriminal Amerika di penjara Alcatraz saja masih diberi makan, maka warga Palestina yang ada di Jalur Gaza sama sekali tidak diberi apa-apa. Alhamdulilah, walau demikian, warga Jalur Gaza masih bisa tetap bertahan hidup sampai hari ini dengan segala ujian keimanannya.

Gerakan Boikot Produk Zionis Hari Ini

Gerakan boikot produk pro Zionis-Israel adalah hal yang mudah. Semua sisi, seluk beluk tentang aksi ini, termasuk daftar produk apa saja yang dimasukkan dalam kategori “haram dibeli oleh umat Islam dan siapa pun yang peduli dengan kemanusiaan” bisa dilihat di http://www.inminds.co.uk/boycott-israel.php.

Sebuah buku yang ditulis Rizki Ridyasmara berjudul “Boikot Produk Pro Israel!: Melawan Zionis Dari Dalam Rumah” (Pustaka Alkautsar; Februari 2009) pun secara detil ikut memuat semua aspek tentang gerakan ini.

Jika di hari ini, di hari ketika kebiadaban Zionis-Israel sudah begitu terang dan jelas di mata seluruh dunia, maka jika Anda masih saja enggan untuk ikut dalam gerakan dunia untuk menolong rakyat Palestina di Jalur Gaza, dan jika Anda masih saja mau membeli produk yang dikeluarkan perusahaan-perusahaan donatur Zionis-Israel, jika Anda masih saja mau menginap atau menyewa hotel, resort, bungalow, dan sebagainya yang milik Zionis-Yahudi (tentunya juga berarti mengalirkan uang Anda ke kantong perusahaan Zionis-Israel), maka dengan sendirinya, sadar atau pun tidak, mengakui atau pun menolaknya, Anda adalah sekutu bagi Zionis-Israel dan musuh bagi warga Gaza.

Islam telah begitu jelas dan terang memberikan panduan bagi umat Muslim untuk menghancurkan kezaliman. Jika tidak bisa dengan tangan (sikap dan perbuatan), maka lakukanlah dengan tulisan, dan jika tidak juga maka lawanlah dengan hatimu. Dan melawan kezaliman dengan hati merupakan bentuk selemah-lemahnya iman.

Saudaraku, apakah kalian sudi dikatakan memiliki iman yang lemah? Tentu saja tidak.
Sebab itu, lawanlah kezaliman dengan sikap dan perbuatan yang nyata. Bergabunglah dengan karavan besar ini untuk bersama-sama menghancurkan Zionis-Israel, dan bukan bergabung dengan karavan besar untuk menolong eksistensi Zionis-Israel! []

 

www.eramuslim.com


Responses

  1. Pertanyaannya kenapa bisa terjadi ? apa sasaran dan tujuan yang ingin dicapai ? Langkah-langkah apa yang harus kita siapkan ? siapa dibalik kerusakan ini ? SIAPA aktor sesungguhnya yang mengendalikan bidak-bidak catur dilapangan…?

    Jawabannya adalah ?
    Silahkan cari referensi tentang :

    New world Order / Tatanan Dunia Baru
    Dajjal menggemgam dunia
    Perang armageddon

    regards

    salam99

  2. setuju… dukung boikot mulai saat ini
    dukung boikot mulai dari rumah kita
    salam sukses..

    sedj

  3. […] https://achmadarifin.wordpress.com/2010/06/08/boikot-cara-mudah-hancurkan-israel-dari-dalam-rumah/ […]

  4. […] https://achmadarifin.wordpress.com/2010/06/08/boikot-cara-mudah-hancurkan-israel-dari-dalam-rumah/ […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: